KENDAL (Jawa Tengah), Kompaspemburukasus.com, Aktivitas di Tempat Pelelangan Ikan (TPI) Bandengan, Kecamatan Kota Kendal, Kabupaten Kendal, berada dalam kondisi memprihatinkan.
Kawasan pusat ekonomi masyarakat pesisir tersebut tidak hanya terkendala keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras), tetapi juga terhambat oleh akses jalan yang kerap terendam banjir rob.
Ahmad Mualim, Ketua DPD LSM PKP Kendal yang juga Kabiro kendal Kompaspemburukasus.com saat didampingi Ketua DPD IWOI Kendal Mochammad Ashari SH dan Dewan penasihat Hukum
Kompaspemburukasus.com ,Budiono SH di sela ziarah ke makam leluhur bandengan itu mendesak Pemerintah Kabupaten Kendal untuk segera merealisasikan pembenahan fisik kawasan TPI Bandengan agar dapat kembali berfungsi secara optimal.
“Sementara ini belum ada kegiatan pembangunan untuk mendukung TPI Bandengan. Harapannya, TPI Bandengan bisa eksis kembali,” kata Mualim, Minggu (19/7/2026).
Mualim mengungkapkan, tantangan TPI Bandengan tidak hanya berkutat pada fisik bangunan dan akses jalan yang rusak akibat paparan air laut. Pengelola juga dihadapkan pada minimnya pemanfaatan fasilitas pelelangan oleh sebagian nelayan lokal.
Menurutnya, pemkab bersama pihak terkait perlu mengintensifkan sosialisasi mengenai pentingnya mekanisme lelang resmi di TPI guna memperkuat posisi tawar harga jual hasil tangkapan nelayan dari cengkeraman tengkulak.Ketua LSM PKP Kendal itu mengatakan,” Sebagai LSM akan terus mengupayakan dan mendesak Pemkab Kendal membangun Bandengan agar Rob bisa diatasi dan perekonomian kembali normal.

