KompasPemburuKasus.com
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
No Result
View All Result
KompasPemburuKasus.com
No Result
View All Result
  • BOX REDAKSI
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sample Page
Home Nasional

Warga Jateng Geruduk Kantor Gubernur Tiga Hari Berturut-turut, Nagih Janji Ahmad Luthfi

Direktur Utama by Direktur Utama
Juli 25, 2026
in Nasional
0
Warga Jateng Geruduk Kantor Gubernur Tiga Hari Berturut-turut, Nagih Janji Ahmad Luthfi

SEMARANG ( Jawa Tengah), Kompaspemburukasus.com, Ratusan warga dari berbagai daerah di Jawa Tengah menggelar aksi bertajuk “Jateng Guyub: Nagih Sing Janji Ngopeni” di depan Kantor Gubernur Jawa Tengah selama tiga hari berturut-turut, mulai 22 hingga 24 Juli 2026. Mereka datang untuk menagih janji Gubernur Jawa Tengah Ahmad Luthfi agar segera menyelesaikan berbagai persoalan yang dinilai belum mendapat penanganan konkret, mulai dari konflik agraria, kerusakan lingkungan, rob, gelombang PHK, hingga kemiskinan.

Massa aksi berasal dari sedikitnya 22 kabupaten/kota dan terdiri atas petani, nelayan, buruh, mahasiswa, pejuang lingkungan, hingga masyarakat terdampak berbagai kebijakan. Koordinator aksi, Joko Prianto, menyebut demonstrasi tersebut merupakan bentuk desakan agar pemerintah tidak hanya membuka ruang dialog, tetapi juga menghadirkan solusi nyata bagi masyarakat yang merasa menjadi korban kebijakan negara. Dalam aksi itu, massa juga menggelar prosesi budaya nyiwer sebagai simbol doa dan tolak bala agar pemerintahan Jawa Tengah berjalan lebih baik.

Sebelumnya, perwakilan Jateng Guyub telah bertemu dengan Ahmad Luthfi dalam audiensi. Menanggapi aksi tersebut, Luthfi menegaskan bahwa Kantor Gubernur merupakan “rumah rakyat” dan menyatakan pemerintah terbuka menerima seluruh aspirasi masyarakat. Ia menyebut setiap masukan akan menjadi bahan evaluasi dan ditindaklanjuti sesuai kewenangan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.

Aksi yang berlangsung selama tiga hari itu menjadi salah satu unjuk rasa terbesar di lingkungan Kantor Gubernur Jawa Tengah pada tahun ini. Selain menyampaikan tuntutan melalui orasi, massa juga membuka posko solidaritas dan menegaskan akan terus mengawal penyelesaian berbagai persoalan rakyat hingga pemerintah menunjukkan langkah konkret, bukan sekadar janji.

Previous Post

Dugaan Penjualan Sepihak Tanah Warisan di Maros Memanas, Kuasa Hukum Layangkan Dua Kali Somasi, Aktivis Minta Dugaan Penyimpangan Diusut

Next Post

Reskrim Polsek Wonopringgo Berhasil Fasilitasi Perdamaian Kasus Penganiayaan Ringan

Direktur Utama

Direktur Utama

Next Post
Reskrim Polsek Wonopringgo Berhasil Fasilitasi Perdamaian Kasus Penganiayaan Ringan

Reskrim Polsek Wonopringgo Berhasil Fasilitasi Perdamaian Kasus Penganiayaan Ringan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Teknologi
  • Video
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

  • Login
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Share with

Twitter/XPinterestRedditMastodonThreadsEmailPrintFlipboardFlipboardHacker NewsLineWeChatSnapchatMixMixPocketGoogle MessagesSMSTumblrTumblrXingXINGVKVKontakteBufferBufferYummlyNextdoorGrocyGabFacebookWhatsAppLinkedInTelegramMessengerBluesky