SIDRAP, Sulawesi Selatan kompaspemburukasus.com — Pemetaan sarana, prasarana, dan potensi unggulan Kelurahan Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang (Sidrap), menjadi langkah strategis untuk mendorong pembangunan wilayah berbasis data.
Program tersebut digagas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Tematik Inovasi Desa Gelombang 116 dari Program Studi Perencanaan Wilayah dan Kota melalui program kerja individu. Kegiatan dipusatkan di Kantor Lurah Salomallori, Kamis (13/8/2026).
Pemetaan dilakukan dengan menginventarisasi berbagai sarana dan prasarana yang tersedia di wilayah kelurahan, mulai dari fasilitas pendidikan, kesehatan hingga infrastruktur yang menunjang aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat.
Data lapangan kemudian diolah menjadi peta tematik yang diharapkan dapat menjadi instrumen pendukung pemerintah kelurahan dalam menentukan arah pembangunan secara lebih terukur, tepat sasaran dan sesuai kebutuhan warga.
Zainal mengapresiasi kontribusi mahasiswa KKN yang dinilainya memberikan manfaat nyata bagi pemerintah dan masyarakat Kelurahan Salomallori.
«“Inovasi dan kerja keras mahasiswa Perencanaan Wilayah dan Kota melalui pemetaan sarana prasarana serta potensi unggulan ini memberikan sumbangsih nyata bagi Kelurahan Salomallori. Kehadiran peta terintegrasi ini sangat membantu kami di jajaran pemerintahan kelurahan dalam memetakan kebutuhan dasar warga secara lebih terukur,” ujar Zainal.»
Menurutnya, keberadaan data spasial juga dapat menjadi acuan untuk menggali, mengembangkan sekaligus mempromosikan potensi lokal secara berkelanjutan.
“Data pemetaan yang valid sangat penting untuk mendukung percepatan pembangunan. Potensi yang ada harus dapat diidentifikasi dengan baik agar pengembangannya benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat,” lanjutnya.
Program pemetaan tersebut tidak hanya berorientasi pada dokumentasi wilayah, tetapi juga diarahkan sebagai basis informasi dalam merancang pembangunan kelurahan.
Dengan adanya data mengenai kondisi fasilitas publik, jaringan infrastruktur serta potensi ekonomi lokal, pemerintah kelurahan memiliki gambaran yang lebih konkret dalam menentukan prioritas pembangunan dan pengembangan wilayah.
Kegiatan ini sekaligus memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi, mahasiswa, pemerintah kelurahan dan masyarakat dalam menghasilkan inovasi yang dapat dimanfaatkan secara berkelanjutan.
Dari sisi pembangunan berkelanjutan, program tersebut memiliki keterkaitan dengan sejumlah Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain Tujuan 1 tentang pengentasan kemiskinan, Tujuan 4 mengenai pendidikan bermutu, serta Tujuan 17 terkait kemitraan untuk mencapai tujuan pembangunan.
Hasil pemetaan diharapkan tidak berhenti sebagai produk kegiatan KKN. Dokumen dan peta tematik tersebut diharapkan dapat terus dimanfaatkan sebagai salah satu sumber informasi bagi pemerintah Kelurahan Salomallori dalam menyusun program pembangunan dan mengembangkan potensi wilayah.
Langkah tersebut menjadi penting di tengah kebutuhan pemerintah daerah dan pemerintahan tingkat kelurahan terhadap data yang akurat, terukur dan mudah diperbarui sebagai dasar pengambilan kebijakan.
Kolaborasi mahasiswa dengan pemerintah kelurahan pun diharapkan dapat menjadi model sederhana bagaimana pengetahuan akademik diterapkan langsung untuk menjawab kebutuhan pembangunan di tingkat masyarakat.
Narasumber utama:
Zainal Madjeng, S.E., M.M. (Lurah Salomallori, Kecamatan Dua Pitue, Kabupaten Sidenreng Rappang)
Mj@.19

