WWW.KOMPASPEMBURUKASUS.COM
SUBANG – Rangkaian turnamen sepak bola “Liga Dukuh 2026” dalam rangka memeriahkan HUT Kemerdekaan RI ke-81 di Desa Dukuh, Kecamatan Ciasem, Kabupaten Subang, kini berada di fase krusial. Memasuki hari kedua babak 8 besar, kompetisi semakin memanas dengan sajian pertandingan yang penuh drama dan kejutan.
Pada laga hari kedua yang berlangsung di Lapangan Sepakbola Trida Marga Desa Dukuh sore ini, tensi tinggi tersaji saat mempertemukan dua kesebelasan kuat, PSM FC melawan Dewa FC. (21/08/2026).
Setelah bertarung ketat, Dewa FC akhirnya keluar sebagai pemenang dan mengunci tiket semifinal secara dramatis lewat babak adu penalti dengan skor 3-2 setelah PSM FC harus mengakui keunggulan lawannya. Hasil ini menyusul pertandingan hari pertama kemarin, di mana Adifa FC sukses melaju lebih dulu setelah menang tipis 1-0 atas kesebelasan Dolar FC.
Jalannya pertandingan yang sengit dan menegangkan ini dipimpin oleh jajaran pengadil lapangan yang tegas dan berpengalaman. Bertindak sebagai reporter pertandingan sekaligus tim wasit yang mengawal laga hari ini adalah Bung Gobes, Bung Latif, dan Bung Doblang.
Kepemimpinan mereka di lapangan hijau berhasil menjaga ritme permainan tetap sportif hingga peluit panjang dibunyikan.
Sekretaris Desa (Sekdes) sekaligus Ketua Panitia Liga Dukuh 2026 Eep Saepudin, menyampaikan bahwa kompetisi dipastikan akan terus menyajikan laga sengit hingga akhir pekan. Berdasarkan jadwal resmi, laga sisa babak 8 besar berikutnya di Lapangan Trida Marga akan mempertemukan:
Sabtu (22/08): Ardath FC vs Bintang Timur FC
Minggu (23/08): Homsah U FC vs Regal FC
Eep Saepudin juga menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada para tokoh pengusaha lokal yang bertindak sebagai sponsor utama turnamen ini, yakni H. Asep Saepudin (Direktur CV Imam Jaya), Bos Camsir (Direktur CV Canada Pangan Mandiri), serta H. Manaf Hadi Permana (Direktur CV Mitra Tani Sejahtera). Sinergi para direktur ini dinilai menjadi pilar utama suksesnya hiburan rakyat di Desa Dukuh.
Demi menjamin kelancaran jalannya turnamen yang terus dipadati penonton, pengamanan ketat dilakukan secara langsung di lapangan oleh Babinsa AD Bpk. Rahmat bersama Bhabinkamtibmas Polri H. Samsudin. Kehadiran TNI-Polri ini memastikan seluruh pertandingan berjalan aman, tertib, dan menjunjung tinggi sportivitas.
Turnamen Liga Dukuh ini sebelumnya diikuti oleh 11 kesebelasan yang terbagi dalam dua grup di babak penyisihan (Grup A berisi 6 tim dan Grup B berisi 5 tim) dengan sistem kompetisi berputar (round-robin). Kini, tersisa delapan tim terbaik yang saling jegal di sistem gugur demi memperebutkan takhta juara di tanah Dukuh.
Reporter. : Ujang Suryana

