KompasPemburuKasus.com
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
No Result
View All Result
  • Home
    • Home – Layout 1
    • Home – Layout 2
    • Home – Layout 3
    • Home – Layout 4
    • Home – Layout 5
    • Home – Layout 6
No Result
View All Result
KompasPemburuKasus.com
No Result
View All Result
  • BOX REDAKSI
  • Home 1
  • Home 2
  • Home 3
  • Home 4
  • Home 5
  • Home 6
  • Kode Etik Jurnalistik
  • PEDOMAN MEDIA SIBER
  • Sample Page
Home Nasional

Siswa SMP Diduga Dilibatkan Mengangkut Material Rehabilitasi Sekolah, Pengawasan Dipertanyakan.

Direktur Utama by Direktur Utama
September 29, 2026
in Nasional
0
Siswa SMP Diduga Dilibatkan Mengangkut Material Rehabilitasi Sekolah, Pengawasan Dipertanyakan.

WWW.KOMPASPEMBURUKASUS.COM

TEBO — Aktivitas pembangunan rehabilitasi di lingkungan sekolah di Kecamatan Rimbo Bujang, Kabupaten Tebo, menjadi sorotan. Sejumlah siswa SMP Muhammadiyah terlihat mengangkut batu bata dari pinggir jalan menuju lokasi bangunan rehabilitasi pada Selasa, 29 September 2026.

Temuan tersebut disaksikan awak media Kompas Pemburu Kasus saat melintas di lokasi. Aktivitas siswa mengangkut material bangunan itu menimbulkan pertanyaan mengenai keterlibatan peserta didik dalam pekerjaan pembangunan, terlebih jika kegiatan tersebut berkaitan dengan proyek rehabilitasi yang menggunakan anggaran pemerintah.

Saat ditemui di lokasi, seorang guru yang berada di sekitar siswa tersebut membenarkan bahwa mereka merupakan siswa SMP Muhammadiyah.

Ketika ditanya mengapa para siswa mengangkut batu bata, guru tersebut menjelaskan bahwa siswa hanya membantu pekerjaan. Namun, ketika awak media kembali meminta penjelasan lebih lanjut mengenai status kegiatan tersebut, guru tidak memberikan jawaban.

Kepala sekolah kemudian dikonfirmasi melalui WhatsApp. Dalam keterangannya kepada awak media, kepala sekolah membenarkan bahwa siswa yang terlihat mengangkut material merupakan pelajar SMP Muhammadiyah dan menyebut mereka hanya membantu pekerjaan.

Awak media selanjutnya mempertanyakan sumber anggaran pembangunan rehabilitasi tersebut, apakah berasal dari swadaya masyarakat atau bantuan pemerintah.

Kepala sekolah kembali menjelaskan bahwa para siswa membantu pekerjaan di lokasi rehabilitasi.

Jika benar proyek rehabilitasi tersebut menggunakan anggaran pemerintah, keterlibatan siswa dalam mengangkut material bangunan patut mendapat perhatian dan penjelasan dari pihak-pihak yang bertanggung jawab terhadap pelaksanaan serta pengawasan proyek.

Persoalannya bukan semata-mata mengenai siswa membantu pekerjaan, tetapi juga menyangkut keselamatan peserta didik, perlindungan anak, mekanisme pelaksanaan pekerjaan rehabilitasi, serta penggunaan anggaran apabila proyek tersebut memang dibiayai pemerintah.

Atas temuan tersebut, Kompas Pemburu Kasus meminta Pemerintah Kabupaten Tebo dan instansi terkait melakukan pemeriksaan serta memastikan bagaimana pelaksanaan proyek rehabilitasi tersebut berjalan di lapangan.

Termasuk perlu dijelaskan, siapa yang bertanggung jawab atas pekerjaan, bagaimana tenaga kerja proyek dibayarkan, serta apakah terdapat anggaran khusus untuk pekerjaan pengangkutan material.

Sementara itu, dugaan adanya mark-up anggaran, pengurangan volume pekerjaan, atau penggunaan anggaran yang tidak sesuai masih merupakan dugaan dan memerlukan pemeriksaan serta bukti dari pihak berwenang. Belum ada bukti yang cukup untuk menyimpulkan bahwa kegiatan mengangkut batu bata oleh siswa berkaitan dengan praktik tersebut.

Karena itu, pihak terkait diharapkan segera turun ke lapangan untuk melakukan verifikasi secara terbuka, termasuk memeriksa dokumen anggaran, kontrak pekerjaan, volume rehabilitasi, pembayaran tenaga kerja, serta memastikan tidak ada peserta didik yang dilibatkan dalam pekerjaan yang membahayakan keselamatan mereka.

Pertanyaan publik kini mengarah pada satu hal: jika pekerjaan rehabilitasi telah memiliki anggaran dan tenaga kerja, mengapa siswa justru terlihat mengangkut material bangunan?

Kompas Pemburu Kasus akan terus meminta klarifikasi kepada pihak terkait dan mengikuti perkembangan pemeriksaan atas kegiatan rehabilitasi tersebut.

(ENJOYYY)

Previous Post

Lahan Digarap PT AGM, Khairul Anwar Tinjau Lokasi

Next Post

ADV Diskominfo Sidoarjo Di Sorot DPW KJNI Jatim: Buka Regulasinya! Jangan Berlindung Di Balik Kata Aturan

Direktur Utama

Direktur Utama

Next Post
ADV Diskominfo Sidoarjo Di Sorot DPW KJNI Jatim: Buka Regulasinya! Jangan Berlindung Di Balik Kata Aturan

ADV Diskominfo Sidoarjo Di Sorot DPW KJNI Jatim: Buka Regulasinya! Jangan Berlindung Di Balik Kata Aturan

Tinggalkan Balasan Batalkan balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Browse by Category

  • Advertorial
  • Daerah
  • Ekonomi
  • Hukum & Kriminal
  • Internasional
  • Kesehatan
  • Kuliner
  • Nasional
  • Olahraga
  • Opini
  • Pemerintahan
  • Politik
  • Ragam
  • Sosial
  • Teknologi
  • Video
  • About
  • Advertise
  • Privacy & Policy
  • Contact

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

  • Login
No Result
View All Result

© 2026 JNews - Premium WordPress news & magazine theme by Jegtheme.

Welcome Back!

Login to your account below

Forgotten Password?

Retrieve your password

Please enter your username or email address to reset your password.

Log In

Add New Playlist

Share with

Twitter/XPinterestRedditMastodonThreadsEmailPrintFlipboardFlipboardHacker NewsLineWeChatSnapchatMixMixPocketGoogle MessagesSMSTumblrTumblrXingXINGVKVKontakteBufferBufferYummlyNextdoorGrocyGabFacebookWhatsAppLinkedInTelegramMessengerBluesky