UNGARAN ( Jawa Tengah ) www.kompaspemburukasus.com. Menteri ESDM Bahlil Lahadalia memberikan restu kepada PT PLN untuk membangun Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) di Wilayah Kerja Panas Bumi Gunung Ungaran.
Izin juga diberikan kepada PT Telaga Ranu Geothermal.
Ini diungkapkan Direktur Jenderal Energi Baru, Terbarukan dan Konservasi Energi Eniya Listiani Dewi.
Pemerintah Kabupaten Semarang menyebutkan ada dua lokasi yaitu di Gunung Telomoyo dan Gunung Ungaran. Lokasi Gunung Ungaran berada di dekat kawasan Cagar budaya Candi Gedong Songo. Sedang rencana di Telomoyo masih dalam tahap penyusunan dokumen lingkungan dan pembebasan lahan.

Untuk Gunung Ungaran masih tahap kajian dan belum disosialisasikan. Masih harus dilakukan penelitian potensi panas bumi yang dihasilkan.
DPW LSM PKP Jateng soroti rencana tersebut dan akan menyurati ESDM Jateng serta kementerian ESDM untuk audiensi sebagai bentuk penolakan terhadap rencana pengembangan geothermal atau panas bumi di kawasan Gedongsongo, Gunung Ungaran.
Rencana ini muncul karena adanya kekhawatiran terhadap dampak rencana proyek tersebut terhadap lingkungan, kawasan budaya, serta ruang hidup masyarakat di sekitar Gedongsongo. Pembina LSM PKP akan menggunakan media terutama iNews86 Jateng dan lainnya untuk menyampaikan sikap dan kritik mereka.
Gedongsongo sendiri bukan sekadar kawasan wisata. Kawasan ini memiliki nilai sejarah dan budaya yang kuat, sehingga rencana pemanfaatan panas bumi di kawasan Gunung Ungaran menjadi perhatian sejumlah pihak.
Bagi kami, penolakan tersebut tidak hanya soal proyek energi, tetapi juga bagaimana pembangunan tetap mempertimbangkan keberadaan alam dan warisan budaya yang sudah ada,” kata Sekjen DPW LSM PKP Jawa Tengah Sunandar.
Dalam audiensi nantinya diharapkan menjadi ruang untuk menyuarakan keresahan sekaligus mengajak masyarakat melihat rencana geothermal Gedongsongo dari berbagai sisi.
Di satu sisi, energi panas bumi bisa menjadi bagian dari pengembangan energi. Namun di sisi lain, dampak terhadap lingkungan dan kawasan budaya juga menjadi hal yang perlu diperhitungkan.
Penulis: Siti nurjanah

