Jawa Tengah, Kompaspemburukasus.com, Kereta Api Prameks merupakan salah satu layanan kereta api yang berpotensi diselenggarakan dengan skema Public Service Obligation (PSO) atau subsidi pemerintah.
Apabila pemerintah melalui Direktorat Jenderal Perkeretaapian (DJKA) memberikan izin pengoperasian KA Prameks relasi Gombong–Yogyakarta pulang pergi (PP) dengan skema PSO dan rangkaian minimal 7–8 kereta (seperti layanan KA Bandung Raya), maka diharapkan kebutuhan angkutan penumpang dari Gombong hingga Wates dapat terlayani dengan baik. Warga Wates yang menuju Yogyakarta juga dapat melanjutkan perjalanan menggunakan KA Bandara dari Stasiun Wates.Bagi yg mau ke Bandara YIA bisa turun st Wojo lebih dekat ±6km, Lanjut ojek online.
Memang terdapat kekhawatiran bahwa penumpang dari Kutoarjo ke arah timur tidak mendapatkan tempat duduk. Hal tersebut pernah terjadi saat uji coba perpanjangan layanan KA Bandara hingga Kebumen, terutama pada akhir pekan, di mana banyak penumpang dari Kutoarjo ke arah timur tidak kebagian tempat duduk.
Oleh karena itu, harapannya pemerintah melalui DJKA dapat memberikan izin pengoperasian KA Prameks dengan skema PSO menggunakan rangkaian minimal 7 kereta, sehingga kapasitas angkut meningkat, kenyamanan penumpang tetap terjaga, dan kebutuhan transportasi masyarakat di lintas Gombong–Yogyakarta dapat terpenuhi secara optimal.
Kereta Api Prameks merupakan salah satu layanan kereta api yang berpotensi diselenggarakan dengan skema Public Service Obligation (PSO) atau subsidi pemerintah.
Penulis : sukati

