Kompaspemburukasus.com
TASIKMALAYA — Pelaksanaan Program Revitalisasi Kober Cantik Lu Lu Al Jannah, Kecamatan Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya, mendapat sorotan. Pasalnya, dalam pelaksanaan pekerjaan di lapangan, awak media menduga terdapat sejumlah hal yang perlu diklarifikasi, terutama terkait keberadaan serta penggunaan gambar teknis sebagai pedoman pekerjaan.
Program revitalisasi tersebut diketahui memiliki nilai anggaran sebesar Rp530.126.000 (lima ratus tiga puluh juta seratus dua puluh enam ribu rupiah), bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) Tahun Anggaran 2026, melalui mekanisme swakelola P2SP dan berada di bawah Direktorat Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Saat melakukan kontrol sosial di lokasi pekerjaan pada Rabu, 19 Agustus 2026, awak media menemukan kondisi yang dinilai perlu mendapatkan perhatian dari pihak terkait. Salah satunya mengenai gambar teknis pekerjaan yang tidak terlihat terpasang di lokasi kegiatan.
Padahal, gambar teknis merupakan salah satu bagian penting dalam pelaksanaan pekerjaan konstruksi karena menjadi acuan dalam menentukan ukuran, spesifikasi, pemasangan material, serta tahapan pekerjaan agar sesuai dengan perencanaan.
Gambar Teknis Disebut Berada di Kepala Sekolah
Ketika dikonfirmasi di lokasi, salah seorang pekerja menyampaikan bahwa gambar teknis tidak dipasang di area pekerjaan. Menurut keterangan pekerja tersebut, gambar berada di tangan kepala sekolah.
“Untuk pekerjaan memang di sini gambar tidak dipasang. Gambar ada di kepala sekolah. Kalau mau tahu tentang gambar, harus langsung dengan kepala sekolah,” ujar pekerja tersebut kepada awak media.
Keterangan tersebut kemudian menimbulkan pertanyaan, mengingat gambar teknis seharusnya dapat menjadi acuan bagi pihak yang melaksanakan pekerjaan maupun pihak yang melakukan pengawasan.
Awak media juga menyoroti aktivitas tim teknik atau konsultan yang dinilai jarang terlihat melakukan pemantauan langsung terhadap pekerjaan di lapangan. Kondisi tersebut dinilai perlu diklarifikasi agar tidak menimbulkan dugaan bahwa pekerjaan dilaksanakan tanpa pengawasan teknis yang memadai.
Kualitas Pekerjaan Ikut Dipertanyakan
Selain persoalan gambar teknis, awak media juga melihat adanya pekerjaan pada bagian konstruksi, termasuk pemasangan kolom atau tiang, yang secara kasat mata dinilai perlu diperiksa kembali kesesuaiannya dengan spesifikasi teknis.
Namun demikian, penilaian tersebut perlu dibuktikan melalui pemeriksaan teknis oleh pihak yang memiliki kompetensi, sehingga dapat diketahui apakah pekerjaan benar-benar telah sesuai dengan gambar, spesifikasi, dan petunjuk teknis program revitalisasi.
Sebab, kesesuaian ukuran pembesian, pemasangan material, dimensi kolom, hingga kualitas konstruksi merupakan bagian penting yang menentukan kekuatan dan keamanan bangunan.
Dinas Pendidikan Diminta Turun ke Lapangan
Atas kondisi tersebut, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, khususnya bidang PAUD dan TK, diminta tidak hanya melakukan pengawasan secara administratif, tetapi juga melakukan pengecekan langsung terhadap pelaksanaan pekerjaan di lapangan.
Hal tersebut penting mengingat program revitalisasi tersebut merupakan program pemerintah yang bersumber dari APBN dan dilaksanakan melalui program Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah.
Pengawasan diperlukan untuk memastikan penggunaan anggaran berjalan sesuai ketentuan serta pekerjaan dilaksanakan berdasarkan gambar teknis, petunjuk pelaksanaan, spesifikasi material, waktu pengerjaan, dan standar kualitas yang telah ditentukan.
Awak media juga mempertanyakan sejauh mana keterlibatan tim teknik atau konsultan dalam melakukan pengawasan terhadap pekerjaan tersebut.
Apakah pengawasan teknis telah berjalan sebagaimana mestinya, atau masih terdapat kelemahan dalam proses monitoring di lapangan, menjadi hal yang perlu dijelaskan oleh pihak terkait.
Kementerian Diminta Lakukan Kroscek
Untuk itu, Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya maupun pihak Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah diharapkan dapat melakukan kroscek langsung ke lokasi Program Revitalisasi Kober Cantik Lu Lu Al Jannah, Gunungtanjung, Kabupaten Tasikmalaya.
Pengecekan diperlukan untuk memastikan apakah pelaksanaan pekerjaan telah sesuai dengan gambar teknis dan petunjuk yang ditetapkan konsultan maupun kementerian.
Terutama pada bagian konstruksi yang berkaitan dengan pembesian dan pemasangan kolom atau tiang, pemeriksaan teknis secara menyeluruh dinilai penting untuk memastikan kualitas pekerjaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.
Jika ditemukan adanya ketidaksesuaian, pihak berwenang diharapkan dapat segera memberikan pembinaan maupun tindakan sesuai ketentuan yang berlaku.
Hingga berita ini ditulis, pihak Dinas Pendidikan Kabupaten Tasikmalaya, kepala sekolah, maupun tim teknik/konsultan terkait belum memberikan keterangan resmi mengenai persoalan tersebut.
Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan klarifikasi kepada seluruh pihak yang berkaitan dengan pelaksanaan Program Revitalisasi Kober Cantik Lu Lu Al Jannah.
A. Firmansyah
Kompas Pemburu Kasus

